People learn history… I learn to make a history…
A note from a random generalist
recent posts
- Berlari, Menari, Mendayung Mengarungi Satu Tahun
- Sepenggal kecemasan: Festival Buku dan Rendahnya Minat Baca Masyarakat
- [Emonikova Podcast] Masih tentang sang influencer (dan mengapa kita sempat segeram itu)
- Brutal truth about being 30’s, single, (and no kids yet)…: Menyanggah sang influencer
- Ramadan dan Ibadah-Ibadah Setengah Hati : Sebuah Refleksi
about
Category: around me
-
Oh hai! Saya kembali, tadinya mau bergunjing banyak mengenai sabab musabab hilangnya tulisan di blog ini selama nyaris 2 tahun! Serta kepulangan saya kembali ke tanah air. Tapi nanti saja… ada hal yang lebih krusial, dan itu adalah tentang: Buku! Langsung saja, jadi kemarin saya mengunjungi IIBF, atau Indonesia International Book Fair. Terakhir kali saya…
-
Untuk yang malas membaca tulisan ngawur saya, ini ini ini…. saya coba berbicara hal ini melalui video. Versi podcastnya nanti menyusul 🙂 Terima kasih sudah meluangkan waktu 🙂
-
Di tengah kehebohan semesta terhadap pernyataan seorang influencer cerdas tentang faedah child-free dan kekerasan hatinya untuk menentang pendapat yang tidak seragam dengannya, sesungguhnya terjadi pula perdebatan lainnya di sebuah pojok planet bumi, antara saya dan alien dari planet uranus. Kita sebut saja moja-moja. Me: I am right…!Moja-Moja: Oh no way! Wake up, you are wrong,…
-
Aku menghaturkan jutaan permintaan kepada-Mu. Mempertanyakan mengapa enggan Kau segera menjawab pertanyaanku. Tiba saat Kau memintaku untuk mengingat-Mu di tiga puluh hari,Ah… rupanya lidahku saja kelu menyebut nama lengkap-Mu, Rupanya aku lupa membaca ratusan lembar surat cinta-Mu padaku Di balik setiap doaku, tersimpan banyak ego yang semoga bisa termaafkan. – Ramadan dan Ibadah-Ibadah Setengah Hati…
-
Maaf-maaf-maaf, terjadi banyak kekacauan dan kesibukan di dunia nyata yang membuat tante harus undur diri sejenak dari dunia maya 😀 Baiklah, mari kita bahas hal-hal yang menarik dan agak-agak nampol di kepala. Jadi beberapa waktu yang lalu saya baru selesai membaca, eh denger deh, sebuah buku yang judulnya “For the Love of Men” tulisan seorang…
-
Halo saya tante emon, dan saya ingin mengajak kalian semua untuk berghibah tentang para covidiots di Indonesia Sebelum membedah perkara covidiots ini, saya mau cerita sedikit dulu deh. Jadi buat yang kalian belum tahu, saya saat ini menjadi peneliti di sebuah research center di Jepang. Nah presiden di reseach center ini adalah mantan epidemiologist. Jadi…
-
Saya punya tekad untuk menjadi emon yang produktif. Bukannya apa-apa, tapi karena sebagai manusia… sungguh sebuah hal lumrah kalau saya galau, sedih, stress, dan hal-hal manusiawi lainnya. Bagi saya, tidak ada hal yang paling baik untuk melupakan hal-hal yang pedih, selain dengan cara move on, being busy…. Kalian tidak tahu kan betapa penatnya jadi peneliti.…
-
Ramadan tahun ini lagi-lagi masih kurang lengkap, karena lagi-lagi…. gara-gara pandemi… saya gagal kembali ke rumah. Untuk membuat saya terdistraksi, Allah menyibukan saya dengan komentar reviewer yang pedas, sepedas keripik Mak Icih level 100. Mungkin kalau kalian bukan peneliti, kalian tidak tahu betapa getirnya mendapat kritik reviewer. Dan kritik itu harus dibaca berkali-kali karena kalau…
-
“Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.” (HR Bukhari) kalau tahu himbauan itu berasal dari hadist, dalam bayangan saya seharusnya orang-orang di negara Muslim gak sulit untuk diminta diam di rumah dan tidak mudik terlebih dahulu. …
-
“Iya, tapi kan gak semua peduli. Gak semua berpikir bawa hati nurani. Kadang-kadang harus ikutan jahat gitu gak sih biar survive?” Emon memang orang yang keliahatan super ceria dan gampang ketawa… yang orang gak tau, seorang Emon juga gampang panik. Gampang banget.. terutama ketika kepikiran tentang Mama dan adik. Mereka adalah dua orang yang paling…